Jaringan Kanker Payudara

31 October 2016

Kanker berasal dari sel-sel kanker dalam jumlah banyak yang membentuk jaringan. Salah satu contoh jaringan adalah payudara. Secara normal, sel tumbuh dan bertambah banyak sesuai dengan kebutuhan tubuh. Ketika ada sel usang atau rusak sel tersebut akan mati dan digantikan oleh sel yang baru. Pada proses yang berjalan secara tidak normal, sel yang rusak atau usang tidak langsung mati, tetapi justru membangun sel tambahan yang tidak sesuai dengan kebutuhan tubuh dan membentuk suatu benjolan yang disebut tumor.

Kanker juga dapat dijelaskan sebagai suatu kondisi dimana sel telah kehilangan pengendalian dan mekanisme normalnya sehingga mengalami pertumbuhan yang tak sesuai, berkembang biak dan tak terkontrol. Kanker payudara (Carcinoma mammae) adalah kanker yang terjadi pada payudara karena adanya pertumbuhan yang tidak terkendali dari sel-sel kelenjar dan salurannya. Sampai saat ini penyebab kanker payudara belum diketahui secara pasti, tetapi penelitian terhadap beberapa faktor resiko yang mungkin meyebabkan kanker payudara masih terus dilakukan.

Badan kesehatan dunia (WHO) menyebutkan 8-9 % wanita akan mengalami kanker payudara yaitu kanker nomor dua terbanyak diderita wanita Indonesia. Sampai saat ini penyebab kanker payudara belum diketahui secara pasti. Walaupun demikian kaum wanita harus semakin waspada dengan menjahui faktor resiko dan sebaiknya waspada sebaiknya waspada. Lakukan pemeriksaan kesehatan dengan teratur, lakukan secara rutin langkah pertama bisa dilakukan dirumah, yaitu dengan teknik SADARI (periksa payudara sendiri). Untuk wanita yang berumur lebih dari 35 tahun, kanker payudara juga bisa dideteksi dengan USG dan mamografi.

Bentuk keindahan dan fungsi payudara tidak melepaskannya dari beberapa resiko yang mungkin muncul. Salah satunya adalah kanker payudara. Perubahan gaya hidup dan banyaknya polutan disekitar kita semakin meningkatkan resiko bagi wanita mengalami kanker payudara.