Tren Biaya Pendidikan

07 November 2016

 

Dalam membangun rumah tangga dan keluarga, para pasangan baru dan orang tua kini banyak yang berusaha menyisihkan sebagian pendapatan untuk digunakan sebagai tabungan pendidikan. Tren ini sedang marak dilakukan mengingat bahwa terdapat dua poin penting yang mendasari. Pertama, pendidikan merupakan cara sekaligus aset yang bernilai baik bagi keluarga maupun negara. Kedua, biaya pendidikan yang ada di Indonesia semakin hari semakin naik alias mahal. Belum lagi diversifikasi pendidikan yang ada sekarang, misalnya pendidikan khusus untuk anak berkebutuhan khusus maupun sekolah di rumah (homeschooling). Tidak bisa dipungkiri bahwa pendidikan menjadi cara sekaligus jaminan bahwa generasi penerus bangsa ini akan tercetak dengan dibekali pengetahuan mengenai teori dan praktik yang berkaitan dengan masalah sosial yang ada.

Melalui pendidikanlah tonggak perjuangan bangsa menuju kemajuan peradaban dapat dicapai. Tanpa pendidikan yang baik, tata aturan dan etika kehidupan akan kacau, krisis moral akan merebak, hingga menimbulkan gangguan sistem ekonomi yang mengarah pada kelumpuhan stabilitas negara. Indonesia, sebagai negara berkembang sangatlah urgen untuk memberi perhatian lebih pada bidang pendidikan yang sekarang jauh tertinggal dari negara-negara lain. Dengan meningkatkan bidang pendidikan, perkembangan pada bidang kehidupan yang lainnya akan tercapai hingga akselerasi peningkatan kesejahteraan berjalan lebih cepat.

Untuk mewujudkan cita-cita para orang tua, mereka berusaha untuk mendapatkan kualitas pendidikan terbaik dengan mendaftarkan putra putri mereka ke sekolah-sekolah yang dicap memiliki reputasi sangat baik, kualitas yang tinggi dan menjamin bahwa anak-anak mereka akan keluar dengan berbagai bekal pendidikan yang didapatkan selama sekolah. Dengan stereotip bahwa semakin baik kualitas pendidikan suatu sekolah proporsional dengan iuran yang cukup tinggi, maka orang tua sekarang lebih memprediksi tren tersebut sehingga banyak dari mereka yang sangat memperhitungkan kapan akan memiliki anak, berapa biaya yang harus ditabung, dan hal-hal lain yang mendukung pendapat seperti itu. Tak heran bila tabungan pendidikan sering kali menjadi pilihan para orang tua untuk mempersiapkan masa depan putra putri mereka.